Selain kurang bersosialisasi satu sama lainnya pengaruh lain dari pembelajaran daring yaitu faktor keterbatasan internet, kuota, bahkan tidak semua peserta didik mempunyai smartphone, hal itu menjadi kendala utama bagi peserta didik selama pembelajaran daring terutama dari daerah pedesaan atau daerah terpencil. Bagi mereka yang bertempat tinggal daerah terpencil atau pedesaan apalagi yang tidak memiliki jaringan internet akan susah mengikuti pembelajaran daring. Dan mereka harus bisa mencari tempat yang ada jaringan internetnya agar tetap melaksanakan pembelajaran daring.
Selain itu, selain keterbatasan internet pengaruh lain dari pembelajaran daring yaitu seorang guru yang merasa kesulitan dalam mengajar secara virtual akhirnya dimana seorang guru merasakan kesulitan dalam mengetahui bagaimana proses kemajuan dalam pencapaian dalam suatu pembelajaran yang dilakukan. Pentingnya dalam pembelajaran daring ini seorang guru dapat bekerja sama dengan peserta didiknya agar dapat mencapai pembelajaran yang diinginkan. Bukan hanya bekerja sama dengan peserta didiknya, tetapi guru juga harus bekerja sama dengan orang tua peserta didik agar oaring tua dapat mengawasi anaknya saat pembelajaran secara online dirumah. Pengaruh lain dari pembelajaran daring ini terutama bagi peserta didik tingkat SD yaitu dia menggunakan handphone lebih sering untuk bermain daripada untuk belajar akhirnya peserta didik tersebut lalai dalam belajar dan menurunkan prestasi peserta didik. Orang tua harus mengatasi anaknya dalam menggunkan teknologi digital dalam pembelajaran daring tersebut.
Kemudian selain pengaruh yang terjadi terhadap perubahan peserta didik, media yang digunakan sering menjadikan alasan bagi mereka yang tidak ingin mengikuti pembelajaran. Pembelajaran daring ini sebagai salah satu solusi untuk memastikan keberlangsungan proses pembelajaran dari Sekolah Dasar hingga ke Perguruan Tinggi. Hal ini, pembelajaran daring di masa pandemi dilakukan secara tiba-tiba maka perlunya disiapkan teknologi yang memadai.